aku sudah janji untuk tersenyum di depanmu. Berusaha sebaik mungkin ada sebagai sahabat yang bisa kau andalkan. Bahagia atas jalan yang kau pilih dan mensupport setiap langkahmu. tetapi tak kusangka sama sekali, ternyata hal itu sangat susah setengah mati. aku tak tahu kenapa, seperti ada tali yang menarik bibirku ke bawah sesaat setelah aku tersenyum, dan mendadak aku terdiam. kosong. hampa.

maafkan aku Tuhan, karena belum bisa menjadi hambaMu yang ikhlas. aku janji akan terus memperbaiki niatku itu… maafkan aku, sahabatku, telah menjadi orang yang sangat menyebalkan, tidak jelas maunya apa, aneh, dan membingungkan orang lain. sungguh aku minta maaf.

yang kubutuhkan saat ini hanya satu ruang kosong saja untuk sendiri. Lanjutkan jalanmu, teguhkan hati atas pilihanmu. mesti tak tampak doaku akan selalu menemani langkahmu. aku janji akan kembali tersenyum suatu saat nanti. karena aku ingin….sangat sangat sangat ingin bisa tersenyum tulus di depanmu lagi.

Leave a Reply